London Love Story 2

Seorang gadis bernama Caramel, sejak kecil sudah memimpikan ingin bisa melihat langsung dan bermain dengan salju. Alangkah beruntungnya dia, tunangannya, Dave, mengajaknya berlibur ke Swiss. Namun karena satu dan lain hal, Dave ternyata tak dapat ikut serta ke Swiss. Caramel pun pergi bersama salah seorang temannya yang bernama Sam.

Singkat cerita, disana Caramel bertemu dengan seorang chef bernama Gilang. Pertemuannya dengan Gilang menimbulkan konflik batin bagi Caramel karena Gilang memeiliki rasa terhadap wanita yang sudah bertunangan ini. (Sumber sinopsis: Sinopsis London Love Story 2)

Film besutan sutradara Asep Kusdinar ini kalau saya lihat adalah film tipikal remaja yang menjual scenery atau pemadangan. Alur cerita yang diberikan biasa saja sebagaimana cerita-cerita pada film yang bertemakan cinta segitiga. Mungkin dengan menonton film ini kita jadi ingin pergi ke Swiss, tapi tidak lebih dari itu. Namun demikian sequel London Love Story ini sudah melakukan perbaikan-perbaikan dibanding pendahulunya. Michelle Ziudith yang berperan sebagai Caramel juga tetap menghibur untuk disaksikan.

Seperti yang diungkapkan di atas, pasar audiens film ini berada di kalangan remaja ABG seperti anak-anak SMP dan SMA dimana jiwa fantasi masih memiliki andil besar dalam keseharian siswa-siswi ini. Yah siapa yang tidak ingin dikasih hadiah ulang tahun tiket liburan ke Swiss. Bahkan di usia sekarang pun saya tidak akan menolak kalau disodorkan hadiah seperti itu. Namun sekali lagi bahwa pada usia 25 tahun ke atas atau usia dimana kita sudah masuk ke dalam fase “dunia nyata”, menonton film seperti ini tidak akan menjadikan kita tambah senang, malah tanpa sedih sambil bertanya-tanya “Kapan ya bisa ke Swiss?”. Maka dari itu sasaran film karya Screenplay Films ini memang lebih cocok bagi para remaja yang masih duduk di bangku sekolah.

London Love Story 2 tayang pertama kali di bioskop pada 2 Maret 2017. Jika Anda masih penasaran dengan isinya, silakan berkunjung ke bioskop terdekat di kota Anda. Pastikan Anda sudah memiliki pasangan sebelum menonton film sejenis ini sehingga tidak baper sendiri di dalam gedung bioskop.

Jika Anda ingin membaca sinopsis lengkap London Love Story 2, bisa mengunjungi link ini: London Love Story 2.

 

 

Minat Baca Bangsa Indonesia Rendah?

Capture.PNG

Baru-baru ini saya menemukan artikel di media online yang menerangkan bahwa minat baca bangsa kita sangat rendah peringkatnya dibanding negara lain. Kita berada di peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei. Sebenarnya survei ini tadinya akan diterapkan kepada lebih dari 200 negara, akan tetapi negara-negara lain terkendala data statistik. Hanya 61 negara yang dapat dikatakan memenuhi syarat survei.

Survei dan studi terbaru ini dilakukan oleh John W. Miller, presiden Central Connecticut State University. Namun, telisik punya telisik, ternyata faktor-faktor yang dipertimbangkan bukan hanya minat baca lho. Ada beberapa indeks yang digunakan pada studi ini. Berikut adalah deskripsi indeks dan variabel tersebut yang saya kutip dari web WMLN (World’s Most Literate Nations):

1. Media Massa (Indonesia peringkat ke 55)

Terdiri dari 4 variabel:

  • Jumlah media cetak harian yang dibeli per kapita.
  • Sirkulasi media cetak harian
  • Jumlah media massa online
  • Jumlah media massa yang diekspor ke luar negeri

2. Perpustakaan (Indonesia peringkat ke 37)

Terdiri dari 4 variabel:

  • Jumlah perpustakaan akademik (perpustakaan untuk universitas)
  • Jumlah perpustakaan umum
  • Jumlah perpustakaan sekolah
  • Jumlah buku di perpustakaan (hanya perpustakaan umum)

3. Input Sistem Pendidikan (Indonesia peringkat ke 54)

Terdiri dari 2 variabel:

  • Lama tahun wajib belajar
  • Pengeluaran untuk biaya pendidikan

4. Output Sistem Pendidikan (Indonesia peringkat ke 45)

Minat baca, atau motivasi untuk membaca termasuk ke dalam indeks ini, walaupun tidak dijelaskan seberapa besar bobot yang dimiliki minat baca terhadap skor keseluruhan indeks. Indeks ini terdiri dari 2 variabel:

  • Hasil tes PIRLS (Progress in International Reading Literacy Study) yaitu tes untuk kemampuan membaca bagi siswa kelas 4 hingga kelas 8. (Mungkin kalau di Indonesia setara kelas 4 SD hingga kelas 2 SMP).
  • Hasil tes PISA (Programme for International Student Assessment) yaitu tes kompetensi bagi siswa dengan usia 15-18 tahun (setara SMA). Di dalam tes ini ada tes membaca, di situlah aspek yang dilihat.

5. Komputer (Indonesia peringkat ke 60)

Hanya terdiri dari satu variabel, yaitu persentase banyaknya rumah yang memiliki PC atau laptop (tidak termasuk gadget atau TV).

Jadi indeks-indeks dan variabel-variabel di atas sebetulnya masih memerlukan interpretasi yang lebih mendalam sehingga penanganan yang dilakukan bisa tepat sasaran.

Hasil survey WMLN yang dipublikasi dan beredar media online kita hanya menjelaskan bahwa peringkat kita berada di posisi 60 dari 61, tanpa kita tahu rincian skor tersebut dari setiap aspek yang dinilainya. Sebenarnya untuk membantu menginterpretasikan peringkat ini, John W. Miller telah menerbitkan sebuah buku berjudul World Literacy : How Countries Rank and Why It MattersTapi harganya cukup mahal jadi saya belum sanggup beli hehe.

Toh skor kita memang rendah dari segi penetrasi komputer ke daerah terpencil, tapi ketersediaan infrastruktur dan buku tinggi, banyak perpustakaan keliling yang beredar. Atau memang kebiasaan membaca kita rendah? Yang mana menurut saya memang betul namun perlu diperkuat lagi dengan data yang valid. Dari aspek manapun skor kita yang rendah, kita layak tahu dari segi mana rendahnya. Jadi sebaiknya jangan dulu terbawa media dengan langsung menelan bahwa kita peringkat ke dua terbontot di dunia. Ke dua terbontot dari segi apa dulu?

Skor itu mungkin skor rata-rata atau tiap indeks punya bobot masing-masing, saya pun kurang tahu. Namun sebaiknya perlu dikaji lebih mendalam sehingga kita tahu mana yang bikin skor kita jatuh.

Kalau hanya dilihat tingkat literasi (kemampuan membaca) saja, ternyata Indonesia tidak parah-parah amat. Seperti dikutip dari web world.bymap.org, Indonesia memiliki persentase literasi 93,9%. Artinya sekian persen sudah bisa membaca. Sangat baik jika dibandingkan negara-negara di Afrika.

Jika ingin mengkaji minat baca, data yang menurut saya seharusnya dipakai adalah berapa banyak halaman atau buku yang dibaca oleh setiap orang dalam setiap bulan atau tahunnya. Atau berapa jam waktu yang dihabiskan untuk membaca setiap minggunya. Saya coba searching di internet tapi hanya menemukan satu data dari NOP World Culture Index yang sepertinya diragukan validitasnya. Web NOP World sendiri ternyata domainnya sudah kosong.

Saya bukan kutu buku yang setiap saat menenteng buku kemana-mana. Tapi setidaknya setiap bulan ada lah 1-2 buku yang saya habiskan. Saya seringkali bertanya-tanya kenapa sebagian besar orang di sekitar saya tidak senang membaca? Atau minimal 1 bulan 1 buku seperti saya. Apakah faktor genetik? Apakah faktor lingkungan? Budaya? Pendidikan? Infrastruktur?

Sebetulnya kekhawatiran saya bukan pada minat baca terhadap buku, tapi lebih kepada minat orang untuk menerima dan menyeleksi informasi yang valid. Dengan adanya internet dan media sosial, banyak berita dan fakta hoax karena setiap orang punya hak untuk mempublikasi apapun dengan kepentingan bermacam-macam. Di lain sisi, buku sebagai aliran informasi sifatnya lebih terkendali karena sebelum dipublikasi secara massal, buku harus melewati beberapa tahapan misalnya melalui editor yang akan mengecek apakah naskah layak terbit, setelah itu ada proses revisi. Jika buku yang diterbitkan adalah non-fiksi, data-data yang disajikan perlu diklarifikasi ulang dan mungkin perlu persetujuan dari para ahli sehingga menjadi terpercaya isinya. Dan yang terpenting, buku yang diterbitkan akan mencantumkan nama penulisnya. Sumber informasi dapat ditelusuri kepada si penulis dan dia dapat mempertanggungjawabkan informasi yang dia publikasikan. Berbeda dengan postingan media sosial yang viral yang seringkali kita tidak tahu siapa yang pertama kali memposting, entah itu dari teman sodara saya, atau dari kakak teman adik saya, ataukah dari sebuah akun tanpa nama jelas.

Ya walaupun patut diakui bahwa minat baca bangsa kita masih rendah, tapi mari kita berdoa semoga bangsa kita jadi bangsa yang pandai dalam menyeleksi informasi sebelum menyebarkannya.

Lima Awas Kredit Mobil/Motor!

Harga rata-rata sepeda motor saat ini = Rp. 14.000.000

Harga total kredit motor dengan tenor 3 tahun = Rp. 18.000.000 (belum termasuk pajak)

Harga rata-rata mobil = Rp. 120.000.000

Harga total kredit mobil dengan tenor 5 tahun = Rp. 170.000.000 (pajak ditanggung pemenang)

Pertama, mobil dan motor itu barang impor, walaupun dealernya orang pribumi. Jangan memperkaya bangsa lain. Belilah produk lokal!

Ke-dua, kendaraan bermotor pribadi udah terlalu banyak di dunia ini! Bayangkan negara-negara pengekspor mobil dan motor haha-hihi sambil kipas-kipas pake duit kita, sementara kita di sini tiap hari saling caci maki karena macet. Kita yang ngeluarin duit kok kita juga yang susah?

Ke-tiga, depresiasi. Harga kendaraan bermotor bisa menyusut 22% setelah satu tahun pertama. Ketika cicilan kita kelar di tahun ke 5, harganya udah menyusut sampai 55%. Asuransi udah habis pula. Mau gimana?

Ke-empat, mobil/motor itu lifestyle. Transportasi itu kebutuhan. Pikir.

Ke-lima, bayangkan dengan uang sekian banyak (Rp. 18.000.000 dalam 3 tahun atau Rp. 170.000.000 dalam 5 tahun) hal apa aja yang bisa dilakukan? Bukan. Bukan beli barang konsumtif lainnya. Tapi INVESTASI. Bedakan itu!

Kredit rumah/tanah adalah investasi karena setiap tahun harganya akan naik. Menggunakan uang tadi untuk modal usaha kecil menengah adalah investasi, karena dalam 5 tahun lagi nilainya akan menjadi 3-4 kali lipatnya. Menggunakan uang tadi untuk beli gorengan terus dimakan sendiri dan dalam 3 hari sisanya basi adalah perilaku konsumtif karena gorengan basi tidak punya nilai jual. Sekian.


Bro, waktu gw baru bangun tidur dan denger kabar tentang lo, kenapa ya ada yang bisikin dalam hati kalau gw masih mimpi dan ini semua bukan kenyataan?

Waktu gw ke rumah duka dan lihat lo terbaring di sana, kenapa ya ada yang nyeletuk di otak gw kalau itu bukan lo, itu orang lain entah siapa. Lo mah kuat, nggak mungkin ada di situ.

Bro, waktu jaman kuliah dulu kalau kita ngadepin masalah lo selalu bilang, “Pake ini aja, Man.”, “Giniin aja, Man, kan lebih gampang.” Dan gw yang bego selalu jawab, “Oh iya ya, bener juga lo Chan.”

Bro, jaman kuliah dulu gw belajar jadi orang logistik yang baik, jadi orang yang selalu bisa diandelin, jadi cowok yang peduli dan bertanggungjawab sama temen-temennya, jadi orang yang lebih banyak kerjanya dibanding bacotnya. Itu semua gw pelajarin dari lo.

Tapi sampai hari ini gw masih aja bego karena nggak nyempetin nengok lo waktu lo dirawat di Bandung atau Jakarta. Semoga lo tentram di sana dan ketemu temen yang jauh lebih baik dari gw.

Padahal gw masih pengen belajar bikin papercraft dan cara make lem tembak sama lo.

Bro, gw kangen lo bro…

Do you hear the people sing?
Singing the song of angry men?
It is the music of the people
Who will not be slaves again!
When the beating of your heart
Echoes the beating of the drums
There is a life about to start
When tomorrow comes.

Will you join in our crusade?
Who will be strong and stand with me?
Beyond the barricade
Is there a world you long to see?

Do You Hear The People Sing – Le’s Miserables

Hotel Andrin Daspatt

Akhir-akhir ini kebetulan saya mendapat tugas dinas beberapa kali ke luar kota, dan perjalanan dinas ini mengharuskan saya untuk menginap di hotel. Berbagai macam hotel dengan kualitas bervariasi dalam range harga yang sama, antara Rp. 200.000-300.000, pernah saya kunjungi. Dengan range seperti itu pelayanan yang didapat pun sewajarnya saja, yang penting ada ac, kamar mandi dalam, dan dekat dengan kantor dinas PU, karena klien saya memang dari kementerian tersebut. Namun, beberapa minggu yang lalu saya mendapat tugas dinas di Makassar, Sulawesi Selatan, dan menginap di hotel Andrin Daspatt. Bukan ingin promosi, tetapi hotel ini menurut saya memiliki pelayanan paling oke dibanding hotel-hotel lain dengan range harga yang sudah saya sebutkan tadi.

DSC_0636

Tampak depan Hotel Andrin

Hotel Andrin Daspatt berlokasi di jl. Penjernihan Raya no. 2, tepat di samping kantor dinas PU Provinsi Sulawesi Selatan sehingga sangat memudahkan bagi saya yang kebetulan berkepentingan untuk ke sana. Hotel ini memiliki konsep homey, karena memang sejatinya hotel ini dulunya merupakan sebuah rumah milik direktur PDAM di sebuah kota (bukan Makassar tapi saya lupa dimana).

Begitu melewati pintu masuk, saya disambut dengan ruangan lobby yang rapi dan penuh dengan dekorasi barang antik. Lobby ini juga memiliki meja-meja bundar untuk ruang pertemuan.

DSC_0607

Lobby hotel beserta meja-meja bundarnya

Adapun kamar-kamar berada di ruangan yang lebih dalam setelah lobby. Harga kamar kelas standard di Andrin Despatt adalah Rp. 250.000, sedangkan untuk Deluxe Rp. 500.000 dan Suite Rp. 750.000. Masing-masing berbeda jauh memang harganya, tapi saya pastikan Anda tidak akan kecewa dengan kualitas kamar standard yang ditawarkan. Memang lebih baik memilih hotel dengan kamar standard yang agak mahal di hotel yang berkelas bagus dibandingkan hotel kelas rendah dengan kamar VIP/Suite yang murah.

Kamar standard memiliki dua bed, ac, satu televisi, satu sofa, dan gantungan baju. Betul, kamar ini tidak menyediakan lemari dan menggantinya dengan sofa. Kamar mandinya pun bersih dan luas, terdapat fasilitas air hangat. Masing-masing kamar mempunyai meja dan kursi di teras depannya untuk makan atau sekedar nongkrong. Jarak modem wi-fi pun sangat dekat dengan kamar sehingga tidak mengharuskan saya pergi ke lobby jika ingin menggunakannya.

DSC_0591DSC_0588

Penampakan Kamar Kelas Standard Hotel Andrin.

 

WP_20140813_002

Meja dan bangku di depan kamar beserta menu sarapannya.

 

DSC_0603DSC_0602DSC_0604

Kamar mandi yang bersih dan luas.

Ada satu cerita menarik ketika saya dan atasan saya menginap di sini. Suatu hari kami sedang menunggu di lobby karena baru saja pulang dari kantor PU dan kamar kami sedang dibereskan. Kemudian atasan saya bercerita kepada Bapak Resepsionis tentang Kepurung, salah satu makanan khas Palopo, beliau pun tampaknya sangat antusias dengan cerita atasan saya. Mungkin beliau orang Palopo dan sangat senang masakan khasnya disebut-sebut. Singkat cerita, kami pun masuk ke kamar yang sudah dibereskan. Sore harinya, kami mendapat kiriman dua porsi Kepurung Ikan ke kamar kami dengan cuma-cuma, haha.

DSC_0639

Kepurung Ikan

Belum cukup sampai di situ, ketika kami hendak check-out, Andrin Daspatt juga memberikan semacam suvenir berupa gelas tupperware. Wah, baru kali ini saya menginap di sebuah hotel yang memberikan suvenir secara cuma-cuma. Biasanya hanya sabun atau sikat gigi serta sandal, itu pun kalau beruntung.

WP_20140825_002

Suvenir Hotel Andrin

Satu kelemahan Hotel Andrin Daspatt mungkin lokasinya yang kurang strategis. Saya harus berjalan cukup jauh untuk mencari tempat makan malam yang terjangkau harganya, maklum dana perjalanan dinas cukup terbatas, hehe. Namun selebihnya pelayanan yang diberikan sama sekali tidak mengecewakan. Saya yakin hotel ini akan cocok untuk Anda penggemar nuansa homey.

Satu Rumah Satu Kisah

Gema takbir membahana memenuhi ruang

Allahuakbar, allahuakbar, allahuakbar!

Begitu katanya

Sayang gema takbir malah berbalas kembang api

Dhuar! Dhuar! Dhuar!

Begitu bunyinya, terdengar dari Rumah di antara sekian banyak rumah

Satu rumah satu kisah

Wangi masakan yang dirindukan, tak lupa ketupat beras merah

Gema takbir dan kembang api masih bercengkerama hingga jelas terlihat perbedaan antara benang hitam dan benang putih

Tandanya tiba ibadah sholat subuh, kemudian sholat ied

Manusia sibuk membuka pintu hatinya untuk manusia lain

Manusia sibuk membuka pintu rumahnya untuk para tetangga dan keluarga

Mereka datang satu per satu sehingga Rumah sesak namun hangat

Pertanyaan dan canda tawa saling mengiringi

Sampai tak sadar sudah berganti hari

Satu per satu pula orang pergi meninggalkan Rumah

Mereka yang dulu pernah menjalani satu kisah di Rumah

Yang pada masa kejayaannya selalu ramai dan ceria seperti hari nan fitri ini

Kini harus kembali kepada setiap rumah lain

Menghidupi kisah lain

Karena satu rumah satu kisah

Ya Allah, kesepian sekali Rumah ini

Buku Angkatan Bhupalaka (2)

15308049

Green Action : pake lagi kertas bekas

Kesan & Pesan : wilman yang pendiam dan baik hati…

15308050

Green Action : buang sampah pd tptnya

Kesan & Pesan : HIDUPTL

15308051

Green Action : ga buang sampah sembarangan

Kesan & Pesan : heeii !!! ^_^

15308052

Green Action : Pake krts Reuse buat ngeprint slaen tss

Kesan & Pesan :

K -> Pa enjang pisan …

P -> Foto bareng Pa enjang

15308053

Green Action : suka pake kertas reuse.

Kesan & Pesan :

wilmaan, kamu pendiem bgt!!!

sm2 brjuang ya di TL…

ajarin aku jadi pendiem doong !!! 🙂

15308054

Green Action : ngirit listrik, kertas, plastik

Kesan & Pesan : salam kenal ya wilman

15308055

Green Action : buang sampah pd tempatnya

Kesan & Pesan : semangaat!!

15308056

Green Action : jalan kaki = bakar lemak = ga bakar BBM. hehe.

Kesan & Pesan : wilman let’s save our earth! =) (ttd)

15308057

Green Action : reuse kertas

Kesan & Pesan :

baik deh!

Semangat selaluu!

15308058

Green Action : use ur own Bag!

Kesan & Pesan :

tiis jiga es di antartika!!

=)

Ajarin coming closer !!!

hhaa ..

15308059

Green Action : Menghemat penggunaan air

Kesan & Pesan :

Wilman baik, pendiem ya?

Hehe.. Semangat ya 🙂

15308060

Green Action : kurangi kendaaraan pribadi

Kesan & Pesan : Wilman temen sekelompok BBB…

15308061

Green Action : Hemat listrik

Kesan & Pesan :

Hei salam kenal yaa..

Semangat di TL ! OK !

15308062

Green Action : mengurangi pemakaian plastik

Kesan & Pesan : semangat di TL.

15308063

Green Action : membuang sampah pd tempatnya

Kesan & Pesan : wilman baik … ^_^

15308064

Green Action : G buang sampah sembarangan

Kesan & Pesan : Wilman Jenggotan

15308065

Green Action :

– buang sampah pd tmptny

– pke lampu hemat energi

Kesan & Pesan :

– wilman jenggotan

– pesan : majukan TL

15308066

Green Action : ugreen

Kesan & Pesan : wilman pendiem ya .. tp baik hehe

15308067

Green Action : Membawa shopping bag sendiri

Kesan & Pesan :

wilman keliatannya baik & pendiam.

ayo lebih kenal lg =)

15308068

Green Action : Hemat Listrik

Kesan & Pesan :

Hai!!…

Nampaknya kmu org baaik… ^.^

15308069

Green Action : td menginjak rumput.

Kesan & Pesan : man, semangat men!

15308070

Green Action :

membuang sampah pd tempatnya

mengurangi penggunaan plastic bag

Kesan & Pesan :

Wilman ini teh?

akhirnya kau menemukanku…

wkwk…

wilman.. baik, rame klo di dunia maya..hehe

15308071

Green Action : GARBAGE

Kesan & Pesan :

Wilman kaya’x pendiam

Moga bisa kompak y di TL

Semangat

15308072

Green Action : say NO to plastic

Kesan & Pesan : wilman pendiam

15308073

Green Action :

– membuang sampah pada tempatnya

– menghindari penggunaan kantong plastik

Kesan & Pesan :

– ternyata kita rumahnya ga jauh2 amat :p ..

pesan : ayo tetap semangat!!!

15308074

Green Action : pake tas kaen waktu belanja

Kesan & Pesan : wilman.. pendiem bgt

15308075

Green Action : irit kertas, irit air

Kesan & Pesan : WiLman pendiem, baik.

15308076

Green Action : buang sampah pada tempatnya

Kesan & Pesan :

pendiem kayanya .

Semangat terus yaa!

15308077

Green Action :

– penanaman 1001 pohon di Bdg Timur

– pembersihan Sungai Cikapundung

Kesan & Pesan :

Kamu ini anaknya Pak Enjang yach (dosen Fisika) mirip bgt!! Salam kenal yach Wilman .

15308078

Green Action : bikin pupuk organik

Kesan & Pesan :

Wilman … pendiem…cukup mirip P’ Enjang.. hahah.. maaf bgt yaaa..

Semangat ya nang di TL!

15308079

Green Action : Siram taneman

Kesan & Pesan : Salam kenal 🙂

15308080

Green Action : mematikan lampu di siang hari

Kesan & Pesan : wilman pendiam nih. lebih byk ngomong dong. haha

15308081

Green Action :

Kesan & Pesan :

15308082

Green Action :

Kesan & Pesan :

15308083

Green Action : pilah sampah

Kesan & Pesan :

baik2 aja…

Yo, ttp semangat…

15308084

Green Action : buang sampah pd tempatnya.

Kesan & Pesan : wilman, pake baju OHU nyook. haha

15308085

Green Action : Buang sampah pd tempatnya

Kesan & Pesan : For the 1st time ngisi buku angkatan yg dikasih per lembar … hehehe

15308086

Green Action : ga pake tas dari kulit buaya

Kesan & Pesan : wilman bukan gue yg ngerobek buku looo!!! TT

15308087

Green Action : Reuse + Reduce

Kesan & Pesan :

futsal donk

Revolusi TL was begin?

15308088

Green Action : buang sampah pd tempatnya

Kesan & Pesan : wilman kalem bgt !!

15308089

Green Action : menggunakan knalpot ramah Ling.

Kesan & Pesan : sarua bdg euy ! hehe

15308090

Green Action : reuse paper!

Kesan & Pesan :

La-La-La.

Wilman..hey!

15308091

Green Action : NO Plastic

Kesan & Pesan : Man Nasib kita sama2 sial man! HaHaHa

15308092

Green Action : Mencabut rumput liar

Kesan & Pesan : Mirip Pak enjang ! Heuheu !

15308093

Green Action : buang sampah @tempatnya; nulis; hemat kertas, listrik, air, tisu, plastik.

Kesan & Pesan :

Wilman diem,,, baik tapi kok . hoho…

Mohon bantuannya di TL yak! Mg2 makin kompak man!

15308094

Green Action : no smoking

Kesan & Pesan : man, ayo ngomong “Jawa’. he .

15308095

Green Action : ugreen

Kesan & Pesan :

Wilman, kliatan pendiam dan Alim..

Ikut futsal yuk!!

15308096

Green Action : No Plastic …

Kesan & Pesan : Wah, Salam kenal!!!!

15308097

Green Action : clean up the earth, sgc ’08

Kesan & Pesan :

Hai ! ^^

KTBFFH.

15308098

Green Action : clean up the earth, Sugar Group 2008

Kesan & Pesan :

Lam Kenal Yaw ^_^

Keep the environment CLEAN Yapz ^_^

15308099

Green Action : No plastik!

Kesan & Pesan : wajah kau mirip dosen Fisika … haha

WP_20140727_003

Buku Angkatan Bhupalaka (1)

Ya ampuun, maaf ya Astrini dan Vivin! Satu lembar buku angkatan saya yang memuat nama kalian hilang.

Sebetulnya buku angkatan ini sudah disimpan dengan rapi dan lengkap di dalam lemari kamar di Bandung. Namun ternyata beberapa hari yang lalu kakak-kakak saya mengosongkan isi lemari tersebut sehingga dapat digunakan untuk keperluan lain. Maklum, kamar saya sudah seperti tidak berpenghuni semenjak saya bekerja di Jakarta. Saya baru menyadari kemarin malam, ketika melihat buku angkatan di atas tumpukan isi lemari saya yang telah dikosongkan, dan satu lembar sudah hilang.  T.T

Maka dari itu, saya akan menuliskan isi buku angkatan ke dalam blog. Semacam berjaga-jaga saja takut terjadi hal yang tidak diinginkan lainnya.

WP_20140727_002

 

15308001

Green Action : hemat aer.

Kesan & Pesan : wilman kalemm..hoho.

15308002

Green Action :

pernah nanem 173 pohon jati bareng KN

buang sampah BENER² pd tempatnya.

Kesan & Pesan :

Wilman lam kenal.

rajin dan pendiam yaaa.

Keep kompak se-angkatan TL’08!

^-^V

15308003

Green Action : Mengurangi penggunaan plastik

Kesan & Pesan : Hey brader, sesama 27.9.90, haha..

15308004

Green Action : nanem po’on, hemat aer

Kesan & Pesan :

Wilman homoan sigit & wahyu

jangan lupa majukan TL kita

15308005

Green Action : bekas kanebo sbg tempat pensil

Kesan & Pesan : wilman, minum weight gain aja, haha

15308006

Green Action : Hemat energi

Kesan & Pesan : wilman, welcome to the Big Family of T. Lingkungan 08 !!!

15308007

Green Action : Hemat air !

Kesan & Pesan : semangat di TL man ! =)

15308008

Green Action : kurangi kantong plastik

Kesan & Pesan : nikmati TL bersama

15308009

Green Action :

membawa botol minum sendiri

mematikan lampu yg tidak diperlukan

Kesan & Pesan : Semangat ya di TL!!

15308010

Green Action :

hemat air & listrik

irit plastik

Kesan & Pesan : SMangat di tL ya! 😀

15308011

Green Action : Kerjabakti

Kesan & Pesan : Semangat dan sukses !!!

15308012

Green Action : nyalain lampu sperlunya

Kesan & Pesan :

Wilman ! My prend !

Smangath ^_^ di TL …

don’t forget me ok … hehe.

15308013

Green Action : menanam pohon

Kesan & Pesan :

wilman kalem, baik, ramah, haha, ngajak kenalan duluan pula ^_^

semangat !

15308014

Green Action : no plastic

Kesan & Pesan :

seTuju sm Ley

Kalem !! =) hehe

SemangaT !! kompak ya!! =)

15308016

Green Action : say yes to pertamax

Kesan & Pesan : mari berteman !!!

15308017

Green Action : GA BUANG SAMPAH SEMBARANGAN

Kesan & Pesan : Wilman kalem, baek, lucu sih…tp klo serius sih serem

15308018

Green Action : no ‘kresek’

Kesan & Pesan : wilman.. Kug beda sendiri bukunya.. Curang..

15308019

Green Action : buang sampah pada tempatnya ^^

Kesan & Pesan : Bosen XP… Haha .. SEMANGAT.

15308020

Green Action : tidak membuang hajat sembarangan

Kesan & Pesan : hidungku tidak sebesar itu…

15308021

Green Action : Reduce-Reuse

Kesan & Pesan : salam kenal =)

15308022

Green Action : 3R .

Kesan & Pesan :

semangadh belajar!

tingkatkan taqwa!

15308023

Green Action : naik sepeda, reuse, replace

Kesan & Pesan : maju! salam kenal! semangat

15308024

Green Action : naik sepeda

Kesan & Pesan : helo…

15308025

Green Action : mengurangi penggunaan styrofoam

Kesan & Pesan : Salam kenal wilman!

15308026

Green Action : U-Green, Takakura, Recycle paper.

Kesan & Pesan :

wilman pendiam & Baik hati. Hha…

Smangat wilman !

15308027

Green Action : ugreen

Kesan & Pesan :

tersenyuumm wilman!

senyum Bhupalaka senyum pertiwi

15308028

Green Action : Tidak menginjak rumput di ITB

Kesan & Pesan : Wilman ayo kita ngegartek!!! =>

15308029

Green Action : menghindari penggunaan kantong plastik

Kesan & Pesan : eh bareng wilman lagi ! hha

15308030

Green Action : anti – rokok

Kesan & Pesan : Semoga cepat akrab ya di TL =)

15308031

Green Action : reuse, reduce

Kesan & Pesan : teman sepraktek skrg sekelas V^^ (ttd)

15308032

Green Action : buang sampah pada tempatnya

Kesan & Pesan :

teman sekelompok terus..

teman sepraktek terus..

15308034

Green Action : Anti Rokok, ga’ buank sampah sembarangan, ga’ pake kendaraan pribadi

Kesan & Pesan :

Wilman..nyunda pisan!

Save our world ya..^^v

15308035

Green Action : Menggunakan situs Blackie u/ browsing

Kesan & Pesan : Wilman pendiam banget.

15308036

Green Action : Anti plastic bag & styrofoam.

Kesan & Pesan :

Wilman pendiam tampaknya, tampaknya.. haha.

Semangat Wilman!

15308037

Green Action : hemat energi

Kesan & Pesan :

hoho, teman segartek seperjuanganku.

-lebayy-

15308038

Green Action : reuse paper

Kesan & Pesan : wilman, kita sama” banyu makara =D

15308039

Green Action : tdk buang sampah sembarangan

Kesan & Pesan :

eh..ank 8 Bdg jg?? Baru tau.

hehe. Soriii…

15308040

Green Action : Hemat Listrik

Kesan & Pesan :

Buku lo kok rusak banget sih?

jaga baik neh buku.

15308041

Green Action : hemat SDA!

Kesan & Pesan : wilman km diem bgt sih…haha

15308042

Green Action : hemat listrik, hemat air

Kesan & Pesan : Semangat di TL…

15308043

Green Action : Recycle your trash!!!

Kesan & Pesan :

Wilman tetap temm baik y ^^

Curang Fotokopiannya bagus send…

15308044

Green Action : vermicomposting, hemat air

Kesan & Pesan :

WILMAN baik & pendiam!

buaskan semangatmu!

15308045

Green Action : UGreen & reduce plastic bag

Kesan & Pesan : wilman ga pinter boong yee.. hhe~

15308046

Green Action : Jangan merokok dekat Saya!

Kesan & Pesan : Urang hirup sauyunan lur!!!

15308047

Green Action : reuse papaers.

Kesan & Pesan : semangat willman.

15308048

Green Action : membawa shopping bag & botol minum sendiri

Kesan & Pesan :

Wilman, sianak OHU! yee hidup OHU!

Semangat ya di TL!