Bro, waktu gw baru bangun tidur dan denger kabar tentang lo, kenapa ya ada yang bisikin dalam hati kalau gw masih mimpi dan ini semua bukan kenyataan?

Waktu gw ke rumah duka dan lihat lo terbaring di sana, kenapa ya ada yang nyeletuk di otak gw kalau itu bukan lo, itu orang lain entah siapa. Lo mah kuat, nggak mungkin ada di situ.

Bro, waktu jaman kuliah dulu kalau kita ngadepin masalah lo selalu bilang, “Pake ini aja, Man.”, “Giniin aja, Man, kan lebih gampang.” Dan gw yang bego selalu jawab, “Oh iya ya, bener juga lo Chan.”

Bro, jaman kuliah dulu gw belajar jadi orang logistik yang baik, jadi orang yang selalu bisa diandelin, jadi cowok yang peduli dan bertanggungjawab sama temen-temennya, jadi orang yang lebih banyak kerjanya dibanding bacotnya. Itu semua gw pelajarin dari lo.

Tapi sampai hari ini gw masih aja bego karena nggak nyempetin nengok lo waktu lo dirawat di Bandung atau Jakarta. Semoga lo tentram di sana dan ketemu temen yang jauh lebih baik dari gw.

Padahal gw masih pengen belajar bikin papercraft dan cara make lem tembak sama lo.

Bro, gw kangen lo bro…

Advertisements

2 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s