Terlambat Menekan Tombol Turbo

Pernah saya membaca sebuah buku karya Mawi Asgedom, seorang berkebangsaan Ethiopia yang mengungsi ke Amerika karena terjadi perang saudara. Judul buku tersebut adalah “Ini Gue!”. Aneh memang judul terjemahannya, tetapi judul aslinya adalah “The Code : The 5 Secrets of Teen Success”. Isinya bercerita seputar pengembangan diri terutama di kalangan remaja-dewasa yang seringkali terjebak dalam pandangan orang lain terhadap dirinya.

WP_20140815_001

Salah satu kunci pengembangan diri yang disebutkan dalam buku ini adalah setiap orang memiliki tombol turbo (tombol yang digunakan dalam joystick konsol agar menjadikan karakter yang kita mainkan menjadi lebih tangguh). Mudahnya, tombol turbo ini mempermudah kita menghadapi permasalahan dalam game. Itu kalau di dalam game di layar monitor. Bagaimana dengan tombol turbo di dunia nyata?

Menurut Mawi, tombol turbo di kehidupan nyata sangat mudah untuk ditemukan. Letaknya di samping otak kita dan bertuliskan “Tombol Turbo”. Tinggal kembali kepada kita apakah mau menekanya atau hanya menganggurkan tombol ajaib itu. Saya termasuk orang yang akhir-akhir ini tidak sadar akan keberadaan tombol itu. Akibatnya hidup terasa stagnan dan membosankan.

Tombol turbo Mawi pun sebenarnya terinspirasi dari kakaknya yang bernama Tewolde Asgedom ketika beliau SMA. Tewolde bekerja sampingan sebagai petugas cleaning service di sebuah gedung, dia bekerja untuk atasannya dengan upah 7$/hari. Merasa masih kekurangan dengan kondisi seperti ini, Tewolde menekan tombol turbonya dengan cara menanyakan ‘Pertanyaan Turbo’ (begitu kata bukunya) pada dirinya sendiri, “Apa yang bisa aku lakukan untuk menaikkan gajiku?” Dan dia menemukan jawabannya. Akhirnya Tewolde mangundurkan diri dari pekerjaan lamanya dan mendirikan sebuah perusahaan baru bernama “Pro Clean, Inc.” Perusahaan ini bergerak di bidang jasa cleaning service yang mana Tewolde sudah mahir. Awalnya memang tidak mudah, namun dengan menyebarkan kartu nama dan iklan dari mulut ke mulut akhirnya Pro Clean, Inc. mulai memperlihatkan tajinya. Gaji Tewolde meningkat drastis menjadi 35$/hari.

Begitulah kira-kira cara seseorang untuk menekan tombol turbo memperbaiki hidupnya. Sayang Tewolde meninggal di usia muda karena kecelakaan yang melibatkan supir truk yang mabuk.

Kembali ke topik, bahwa sebetulnya tombol turbo seringkali luput ditelan kesibukan sehari-hari. Jika tidak luput pun, menekan tombol turbo di dunia nyata tidak semudah menekannya di game. Tombol turbo di dunia nyata memerlukan konsistensi dan daya juang dari diri kita sendiri selama kita menekan tombol itu.

Bila dikaitkan dengan kondisi kehidupan saya yang notabene sudah dewasa, bukan remaja-dewasa lagi, tombol ini masih sangat relevan untuk ditekan.

Mawi selalu membandingkan antara orang yang belum menekan tombol turbo dengan yang sudah menekannya. Orang yang belum menekan tombol turbo, bila dihadapkan dengan suatu permasalahan dirinya akan bertanya, “Kenapa aku (yang menderita), bukan dia?” atau, “Kenapa dia (yang sukses), bukan aku?” Bedakan dengan pertanyaan turbo Tewolde tadi. Alih-alih mengeluh, Tewolde melontarkan pertanyaan “Bagaimana caranya membuat hidupku lebih baik?” Bukan, “Kenapa hidup tidak baik untukku?”

Kasus yang terjadi pada diri saya sekarang sebetulnya mirip dengan kasus Tewolde. Saya yang bekerja di perusahaan konsultan dengan gaji yang biasa saja seringkali membanding-bandingkan dengan kondisi orang lain yang terlihat lebih baik di mata saya, saking sibuknya mebandingkan akhirnya tombol turbo ini luput dari pandangan. Namun semakin ke sini saya semakin menyadari bahwa uang itu tidak semata-mata datang tanpa kerja keras. Konsultan saya merupakan konsultan yang bisa dibilang sangat santai. Saat ini saya hanya memegang dua proyek, itu pun di satu proyek tidak terlalu fokus. Setiap hari bisa bangun jam 8.30 untuk masuk kantor dan kalau lebih telat dari itu pun tidak masalah. Jarang lembur hingga larut malam dan belum pernah dimarahi atasan, tidak ada istilah work under pressure. Bila dibandingkan dengan perusahaan kontaktor di tempat bekerja saya sebelumnya, setiap hari saya harus bangun pagi sekitar jam 6, jadi setelah subuh tidak bisa tidur lagi haha, sampai kembali ke mess sekitar jam 18.30. Kadang hari Minggu masuk. Belum lagi tekanan kerja dari klien dan atasan yang berat. Namun honor yang didapat pun lebih besar.

Nah kembali ke kondisi sekarang, saya baru menyadari bahwa selama bekerja di konsultan saya memiliki banyak waktu luang. Jam pulang kantor jam 17.00, asumsikan saya tidur jam 23.00 artinya setiap harinya saya memiliki 6 jam waktu luang, belum ditambah Sabtu-Minggu. Bandingkan dengan bekerja di kontraktor sebelumnya yang baru pulang jam 18.30, itupun kalau tidak terjebak macet dan jam 22.00 pun saya sudah tertidur pulas karena pekerjaan yang melelahkan.

Pepatah “Time is Money” sangat berlaku di sini. Dengan banyaknya waktu luang kita bisa melakukan apa saja, baik itu yang menghasilkan uang atau tidak, tergantung pada kita. Misalnya saja berbisnis online (clickbank atau paid to click), atau menyalurkan hobi menulis seperti yang saya lakukan sekarang dengan harapan hobi ini suatu saat nanti juga dapat menjadi bisnis (aamiin). Jadi menurut saya memang uang dan peluang memerlukan kerja keras dari kita sehingga tercapai, memerlukan tombol turbo yang senantiasa ditekan sampai kita menyelesakan game-nya. Dan keduanya mempunyai banyak jalan. Tidak melulu dari perusahaan ternama atau misalnya yang berbasis oil and gas (karena saya sudah sering melamar ke situ tapi tidak pernah lolos seleksinya, hahah). Toh tidak diterima di perusahaan mentereng bukan berarti game over, justru ini adalah start a new game.
Jadi, mari kita tekan tombol turbo!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s