Resensi : “Percikan Sains Dalam Al Quran”

Tahukah Anda bahwa bahwa 2,5 cm air per 10.000 tahun di muka bumi ini berasal dari langit? Langit, bukan awan. Tepatnya dari gunung-gunung es seberat 100 ton yang menghujani bumi sebanyak 19 buah per menitnya.

Tahukah Anda bahwa teori “parallel universe” sudah pernah disebutkan dalam sebuah hadits?

Tahukah Anda bahwa di atmosfer bumi terdapat bakteri yang bukan berasal dari bumi?

Jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas dapat didapatkan dari buku berjudul Percikan Sains Dalam Al Quran karya Ir. H. Bambang Pranggono, MBA, IAI.

Percikan Sains Dalam Al Quran

Buku setebal 200 halaman yang diterbitkan pertama kali oleh penerbit Khazanah Intelektual di tahun 2005 ini memiliki gaya bahasa dan pilihan kata yang cukup mudah dimengerti karena memang buku ini ditujukan untuk kalangan umum. Jadi, bagi Anda yang merasa bukan insinyur atau ilmuwan tidak perlu cemas akan kesulitan memahami buku ini.

Terdiri dari tujuh bab, buku ini membagi dirinya menjadi aspek-aspek yang seringkali disebut-sebut dalam Al-Qur’an. Bab-bab tersebut adalah:

1. Angkasa

2. Buana

3. Samudera

4. Flora Fauna

5. Kota

6. Manusia

7. Ilmu

Buku ini banyak menjelaskan tentang penafsiran Al-Qur’an murni secara ilmiah, bukan secara aqidah. Terdapat banyak penelaahan mendalam mengenai diksi yang digunakan Allah subhanahu wa ta’ala. Contohnya dalam Q.S. An-Nahl ayat 65, Allah berfirman, “Dan Allah menurunkan air dari langit dan dengan air itu dihidupkan bumi sesudah matinya…”. Perlu digarisbawahi kata ‘langit’ berbeda secara bahasa dengan kata ‘awan’. Seperti dalam Q.S. An-Nur ayat 43, “Tidakkah engkau melihat bahwa Allah mengarak awan, lalu mengumpulkannya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka terlihat olehmu hujan keluar dari celah-celahnya…”. Dalam ayat ini memang dijelaskan bahwa hujan turun dari awan. Lalu apa maksudnya dengan ayat yang mengatakan bahwa hujan turun dari langit? Pertanyaan ini merupakan salah satu contoh saja yang akan menggelitik rasa penasaran Anda ketika membaca buku ini, dan insyaallah juga menambah iman. Aamiin.

Meskipun buku ini berjudul Percikan Sains Dalam Al Quran, namun teori-teori yang disampaikan penulis seringkali didukung oleh hadits-hadits, selain didukung oleh artikel-artikel ilmiah tentunya. Banyak fakta-fakta menarik yang bisa didapatkan dari membaca buku ini, misalnya saja air laut sebenarnya dapat digunakan sebagai baterai raksasa untuk memenuhi kebutuhan listrik dunia, teori ini pernah diujicobakan dengan skala kecil oleh seorang akademisi yang berasal dari Indonesia.

Sayangnya, sebagian isi dari buku ini masih merupakan teori yang belum bisa dibuktikan. Misalnya saja teori time travelling, teleportasi, tenaga dalam, dan masih banyak lagi.

Terlepas dari itu, Secara keseluruhan buku ini sangat menarik untuk dibaca. Apalagi bagi Anda yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi untuk mempelajari alam semesta dengan cara yang simpel, atau bagi Anda yang hanya ingin menambah wawasan mengenai fakta-fakta menarik mengenai sains sekaligus mengenal Tuhan lebih dekat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s