Horoskop

Libra adalah zodiak saya, dengan timbangan sebagai simbolnya. Mereka lahir di sekitar bulan September, atau mungkin sudah bergeser ya karena dengar-dengar ada satu zodiak baru?

Media sosial semacam Twitter dan Facebook, seringkali menjadi ajang untuk penyebaran informasi. Sayangnya menurut saya tidak semua informasi ini penting, termasuk horoskop, zodiak, ramalan bintang, astrologi, atau nama lainnya jikalau ada.

Saya hanya ingin menyampaikan pandangan pribadi mengenai hal ini, terlepas dari pandangan agama, dalam hal ini Islam, yang mengharamkan untuk percaya pada ramalan bintang. Jadi, sebagai seorang muslim saya dengan lantang berbicara bahwa beriman kepada horoskop itu bukan termasuk rukun iman.

Adapun sebagai seorang manusia yang berakal, saya sering dibuat heran oleh orang-orang yang percaya dengan horoskop.

Zodiak Anda hari ini :

Karir                       : Hati-hati dengan rekan kerja Anda

Asmara                 : Jangan terlalu cuek sama si dia

Keuangan            : Sedang membaik

Kemudian si pembaca bilang, “Sumpah ini gue banget!”.  Iya sepertinya ada 1000 bahkan sejuta lebih orang lain lagi yang bisa mengatakan hal serupa, dengan zodiak yang berbeda-beda tentunya. Jadi apa gunanya ada pengelompokan nasib berdasarkan zodiak? Toh hal-hal di atas bisa terjadi kepada siapa saja.

Saya tidak pernah mendengar ada survey untuk membuktikan keakuratan ramalan bintang, dalam hal ini yang berkaitan dengan nasib seperti pada contoh di atas. Lain halnya dengan kecenderungan sifat berdasarkan golongan darah karena setahu saya memang ada survey untuk itu. Ini membuktikan bahwa satu-satunya ramalan yang memiliki dasar ilmiah adalah ramalan cuaca.

Bagaimana dengan horoskop yang sebatas mendeskripsikan sifat seseorang?

Cancer : supel, atraktif, rajin menabung. (misalnya)

Saya sempat googling dan menemukan sedikit artikel mengenai survey yang dilakukan untuk mengetahui sifat-sifat orang berdasarkan zodiaknya. Namun, untuk kecenderungan sifat berdasarkan golongan darah saja (yang populer dengan nama “Komik Golongan Darah”), pada bagian akhir komik tersebut dijelaskan bahwa pada dasarnya manusia itu berbeda-beda dan sifat seseorang tidak dapat dinilai berdasarkan golongan darahnya saja.

Menurut saya, seseorang bisa menjadi siapapun asalkan ada alasannya. Jadi kenapa harus terkungkung oleh zodiak, atau bahkan golongan darah?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s