Bingung

Tanpa laju
Tidak pula urung

Senantiasa menemani arus meskipun pada akhirnya diriku akan ditanggalkannya juga
Tak terpancang meskipun hingga akhirnya terdiam merenungi pancang itu sendiri

Yang mana ruang?
Yang mana waktu?

Ah, aku bingung!

Sebagaimana pun alasan yang diukir
Serabun jelaga, seputih kilat, sebening supernatan

Bahkan bumi terkekeh, puas dengan segala kesinisan penghuninya

Masih bingung, selalu bingung

Bukankah ini harus dilalui? Tidak!
Bukankah setiap orang punya pilihan? Abaikan!

Tepat di jantung hati tertancap sifat pengecut yang paling dalam untuk melangkah
Nyali ciut, tanpa pecut, penuh kalut
Cukup satu alasan bagi seorang pengecut, bangkai lah yang tersisa di tempat ini

Anggap lah ini tempat yang tenang
Bingung adalah tempat yang tenang
Dan aku suka tempat yang tenang

***

Iseng di tengah malam dihimpit kebingungan, hadeh bingung cuy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s