LINIMASA (bagian 1)

username : exatera

password : **********

log in

@Copernicus_Elgy

Hari hujan, lagi dan lagi  [4m]

@Edelweiss76 

Ibuku lucu sekali hahaha  [7m]

@Si_Labil

@HomelessKacy Harus dateng yang

April nanti Cy! highly recommended!!  [12m]

@Herm4nSA

Where the light goes, darkness follows  [15m]

Ruangan ini lembap, namun masih ada cukup oksigen untuk bertahan hidup. Kayu-kayu berderit saat mereka terjamah oleh telapak kaki manusia. Angin jarang sekali berkunjung ke ruangan itu dikarenakan lubang-lubang persegi di dinding yang senantiasa menutup diri. Sinar matahari pun hanya sesekali mengetuk pintu.

Terduduk di depan komputer, sambil menunggu log in akun Twitter nya dia memandangi sekitar. Matanya menjelajahi setiap sudut ruangan di depannya. Sadar betul dia dengan kondisi kamar kosannya yang suram. Barang-barang bergelimpangan seperti mayat sehabis kecelakaan massal, atau pun korban-korban serangan udara di zaman perang dunia. Terkadang dia takjub melihat dirinya bisa bertahan di tempat macam itu.

@exatera

tolonglah Tuhan beri saya keinginan untuk membereskan kamar  [0m]

@chocochips

@Imelda_nantidulu makasi ya mel! Berkat lo gw merasa sangat

beruntung memiliki pintu kamar  [3m]

@kingarthur

galau nih pencurinya RT @detik_com: Gagal Bobol Uang

Rp 100 juta, Pencuri Curhat di Dinding de.tk/xCldA  [3m]

@Copernicus_Elgy

Hari hujan, lagi dan lagi.  [8m]

@Edelweiss76

Ibuku lucu sekali hahaha  [11m]

Hari itu bukan hari yang bagus untuk me-reply tweet orang-orang. Kursor mouse nya melayang di atas tombol 3 new follower requests.

Amir Nasrul Haq @ANH_CHK

just an ordinary boy doing ordinary things. nice to meet you!            Accept | Decline

Menuju Terang @menujuterang

141 characters left                                                                               Accept | Decline

Gaby Anindya Sutanto @Eby_Maki

If i’m not your crush you’ll never intentionally read this                         Accept | Decline

 Accept, accept, accept. Selesai, pikirnya. Jumlah followers bertambah, jumlah following tetap.

Hari itu hujan masih turun dengan derasnya. Dengan sedikit imajinasinya dia bisa mendengarkan sayup-sayup nyanyian paduan suara yang berelegi di balik sengaunya rintik hujan, mengajaknya masuk ke dalam dunianya yang jauh lebih dalam dibanding ruangan lembap di sekitarnya.

Ternyata dunia SMA tidak seperti yang sebagian besar orang bilang, menyenangkan, tak terlupakan, haru-biru, dan lain sebagainya. Bangun pagi adalah hal pertama yang dibencinya di dunia ini. Kemudian duduk berjam-jam mendengarkan ceramah guru, belum lagi ujian dan segala tektek bengek lainnya. Hidupnya memang lebih bebas dibanding dengan anak sekolah lainnya karena dia berstatus sebagai anak kost. Namun tetap saja, ada yang kurang. Hidupnya terlalu monoton. Melihat tingkah anak-anak muda labil, menikmati pahit manis cinta monyet, mengamati dirinya yang begitu jenuh.

@Edelweiss76

@Copernicus_Elgy angkat jemuran sonoh! malah ngetweet gy,gy  [1m]

@menujuterang

*!*  [4m]

@Imelda_nantidulu

@chocochips  \m/!!  [4m]

@exatera

tolonglah Tuhan beri saya keinginan untuk membereskan kamar [5m]

@chocochips

@Imelda_nantidulu makasi ya mel! Berkat lo gw merasa sangat

beruntung memiliki pintu kamar  [8m]

Terhenyak dalam lamunannya, sadar bahwa di tengah-tengah linimasa itu terdapat sebuah akun yang asing. Karena dia hanya mengizinkan akun itu untuk mem-follow dia, tidak ingat dia pernah mengklik tombol follow untuk mem-follow balik satu pun dari si pemberi request. Mungkin semacam akun spam, pikirnya.

Kursornya bergerak secepat kilat ke panel followers kemudian mencari-cari akun itu, mengklik tombol follow lalu mengklik tombol yang sama sehingga menjadi unfollow.

@menujuterang

haha  [0m]

@Si_Labil

i’m afraid of marriage  [2m]

@Edelweiss76

@Copernicus_Elgy angkat jemuran sonoh! malah ngetweet gy,gy [3m]

Wah, akun spam yang hebat, pikirnya. Usahanya untuk meng-unfollow ternyata sia-sia. Tak berani dia untuk me-mention akun tersebut karena siapa yang tahu apa yang bisa dilakukan sebuah akun spam bila seseorang berinteraksi dengannya. Bisa jadi virus, hack, atau mimpi buruk lainnnya.

@exatera

kawan2 jangan nge add akun (at)menujuterang , itu akun spam!  [0m]

@menujuterang

haha [1m]

@Si_Labil

i’m afraid of marriage  [3m]

Mungkin jika nanti akunnya bermasalah dia tinggal membuat akun baru, gampang kan? Lagipula “exatera” bukanlah nama yang cukup bagus menurutnya.

Dia kembali berkunjung ke dunia lamunannya yang bertemakan kebosanan. Ini masih hari Selasa, masih 3 hari lagi menuju akhir pekan. Betapa lambannya waktu berjalan baginya, di kamar ini, yang sunyi senyap, yang hampir setiap jam 3 pagi terdengar gonggongan anjing tetangga kemudian jam 5 pagi terdengar suara terompet tentara entah dari mana. Hanya pada saat akhir pekan lah mood nya bisa sedikit terangkat, entah itu karena berolahraga atau jalan-jalan bersama teman-temannya.

@menujuterang

salah  [0m]

@exatera

@Herm4nSA ga bisa man, tetep ada di timeline gw  [1m]

@Herm4nSA

@exatera haha buruan lo unfollow dah tuh akun!  [2m]

@exatera

kawan2 jangan nge add akun (at)menujuterang , itu akun spam!  [4m]

Mungkin ada satu cara untuk membuktikan apakah pemilik akun ini sebuah bot (software yang bisa mengeksekusi perintah tertentu apabila mendapatkan input yang spesifik) yang menyebarkan spam, ataukah seorang manusia.

@menujuterang

bukalah jendela, rasakan sejuknya angin sore layaknya karapan sapi.  [0m]

@kingarthur

RT @Herm4nSA@exatera haha buruan lo unfollow dah tuh akun!  [3m]

@exatera

haha, baku sekali bahasamu  [4m]

@menujuterang

saya lebih tahu kamu  [5m]

@Copernicus_Elgy 

@Edelweiss76 orang gw pake laundry -_-   [7m]

@exatera

Gw tau siapa lo!  [7m]

Ya, seperti yang ia duga. Mungkin akun itu memang merespon setiap tweet yang dia kirim namun responnya tidak relevan, layaknya sebuah robot yang diprogram secara amatiran.

Perutnya keroncongan, hujan sudah agak reda. Dia memutuskan untuk membeli seporsi nasi bungkus di warung nasi sekitar kostannya. Dia membuka pintu kamar, keluar, kemudian menutupnya dan menguncinya. Sudah menjadi kebiasaan standar anak kosan. Nampaknya pintu rumah kost juga terkunci rapat, tapi bukan anak kost namanya kalau tidak memiliki kunci rumahnya. Sepi, sunyi, nampaknya orang-orang sedang sibuk dengan kegiatannya masing-masing di luar kostan. Tidak ada satu pun terlihat tanda-tanda kehidupan di rumah itu. Bapak dan Ibu Kost juga tidak terlihat batang hidungnya, mungkin sedang mengantar anak mereka yang akhir-akhir ini sering sakit-sakitan ke dokter.

Kembali ke kamar dengan sebungkus nasi. Kembali terduduk di singgasananya di depan komputer. Sempat tersentak sepersekian detik, namun kembali normal.

@Edelweiss76

can’t wait what tomorrow will bring!  [1m]

@Herm4nSA

Praise to the Lord. Semua pasti ada hikmahnya  [4m]

@kingarthur

@Si_Labil @HomelessKacy ikut doong April!  [7m]

@menujuterang

kamu sendirian : D  [11m]

@Copernicus_Elgy

ngopi tugas aja males, apalagi bikin sendiri [15m]

@chocochips

Selamat ulang tahun @tuanTandatanya ! traktir billiard udah paling pas nih besok [18m]

Betapa bodohnya, ini hanya sebuah akun bot. Dia bisa menulis tweet apa pun sesuai keinginan programmer-nya, pikirnya.

Bungkus nasi yang membalut hidangan nasi, ayam, dan tempe bacem pun ia buka. Hawa panas dari hidangan itu terasa seperti neraka bocor baginya. Ventilasi di ruangan ini bukannya tidak ada, hanya kurang layak untuk disebut demikian. Lubang tipis setebal kurang dari 1 cm dan panjang 100 cm sebanyak dua buah memang tidak memadai untuk ruangan 3 x 3 m yang beralaskan kayu ini. Membuka jendela sebelum makan adalah kebiasaannya yang lain selain mengunci pintu kamar, dan ketika melakukan kebiasaannya itulah dia benar-benar merasa ada yang sedang mengawasinya. Ketika dia membuka jendela, dan udara luar berlomba-lomba masuk…layaknya karapan sapi.

*bersambung

***

Cerita ini hanya fiktif belaka, kemiripan tokoh, nama akun twitter, dan/atau kejadian merupakan kebetulan dan tidak direkayasa. Maaf buat yang ngerasa tweet-tweet nya “dicuri”, hehe. 

Advertisements

2 thoughts on “LINIMASA (bagian 1)

  1. perasaan ada twit gw dah yang di atas, yg ibuku lucu sekali hahaha.. jujur gw ga ngerti lo nulis apa man haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s